PENDAMPINGAN PERENCANAAN BANGUNGUNAN IRIGASI DI KABUPATEN SERUYAN

Ridwan MT.

Abstract


Pemanfaatan lahan rawa pasang surut untuk pertanian masih akan menghadapi berbagai masalah diantaranya adalah kondisi luapan dan genangan air yang sangat variatif dari satu wilayah ke wilayah lain, jenis tanah yang sangat beragam dengan tingkat kesuburan yang rendah dan variatif, kemasaman tanah dan potensi racun pirit yang tinggi yang dapat mematikan tanaman, ketebalan dan tingkat kematangan gambut yang berbeda, serta kondisi petani yang masih lemah baik dari segi keterampilan maupun permodalan. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi pertanian guna mencukupi kebutuhan pangan dan menjaga stabilitas pangan sangat giat dilakukan oleh pemerintah melalui pengembangan lahan pertanian potensial yang ada di setiap propinsi. Lahan potensial tersebut salah satunya berupa lahan rawa. Jaringan irigasi yang merupakan factor penting
dalam proses usaha tani yang berdampak langsung terhadap kualitas dan kuantitas tanaman khususnya padi. Keterbatasan SDM Kelompak Tani dalam perencanan dan pelaporan pembangunan jaringan menjadikan alasan dalam pengabdian masyarakat melalui Direktur Jenderal Sumber Daya Air dalam Penyelenggaraan Program Percepatan
Peningkatan Tataguna Air Irigasi (P3-TGAI) yang mana dalam pelaksanaan pembangunannya dilaksanakan secara padatkarya tunai dan pemberdayaan masyarakat petani itu sendiri.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.59900/pkmtrkjj.v1i01.113

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat : Jl. Ahmad Yani, Kuala Pembuang, Kab. Seruyan, Prov. Kalimantan Tengah, Indonesia