ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN CABAI RAWIT DI DESA BANGUN HARJA KECAMATAN SERUYAN HILIR TIMUR KABUPATEN SERUYAN

Azizatul Hayaniy1, Randy Inas Tain2

Authors

  • Azizatul Hayaniy Politeknik Seruyan
  • Randy Inas Tain

DOI:

https://doi.org/10.59900/8scrbs78

Abstract

ABSTRAK Pertanian adalah suatu jenis kegiatan produksi yang berlandaskan pada proses pertumbuhan dari tumbuh-tumbuhan dan hewan. Provinsi Kalimantan Tengah adalah salah satu wilayah yang masyarakatnya membudidayakan tanaman hortikultura, diantaranya adalah tani cabai rawit yang mana jumlah luas panen cabai rawit menurut Badan Pusat Statistk yaitu mencapai 1.172 Ha(BPS Kalteng ,2018). Besarnya produksi harus didukung bagusnya pemasaran cabai rawit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalis saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran cabai rawit di Desa Bangun Harja. Metode penelitian ini menggunakan analisis Deskriptif. Hasil yang di dapat dari penelitian ini yaitu: pemasaran cabai rawit Desa Bangun Harja  memiliki dua saluran pemasaran, 1) Petani PengepulKonsumen. 2) Petani PengecerKonsumen. Terdapat perbedaan biaya dan keuntungan dari dua saluran pemasaran tersebut. Untuk saluran pemasaran I memerlukan biaya pemasaran sebesar Rp 3.751,71 –per Kg dengan keuntungan pemasaran sebesar Rp 6.248,29-per kg. Sedangkan pada saluran Pemasaran II biaya pemasarannya adalah Rp 941-per kg, dengan keuntungan pemasaran sebesar Rp 9059-per kg. untuk efiensi pemasaran secara ekonomis efisiensi pemasaran cabai rawit di Desa bangun Harja yang ada saat ini secara keseluruhan sudah termasuk dalam kategori efisien hal ini karena nilai farmer Share yang di miliki saluran pemasaran tersebut mencapai 50% lebih. Yaitu 84,61% pada saluran I. 86,66% pada sauran II. (Kata Kunci: Cabai Rawit,Pemasaran,Efisiensi Pemasaran)

References

Published

2026-07-15