Analisis Korelasi Faktor-Faktor Kemitraan dengan Keberhasilan Contract Farming PT. Lumbung Padi pada Petani Edamame Di Kabupaten Garut

Citra Agustina1*, Fitri Awaliyah2, Tintin Febrianti3 

Authors

  • Ratna Universitas Garut

DOI:

https://doi.org/10.59900/dxjb4e67

Abstract

Kemitraan contract farming merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kepastian pasar, produktivitas, dan kesejahteraan petani melalui kerja sama antara perusahaan dan petani. PT Lumbung Padi menerapkan sistem kemitraan dengan petani edamame di Kabupaten Garut sebagai upaya menjamin ketersediaan bahan baku sekaligus meningkatkan kualitas hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kemitraan contract farming serta menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan kemitraan antara PT Lumbung Padi dan petani edamame di Kabupaten Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 30 petani mitra yang dipilih menggunakan teknik cluster proportional random sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kemitraan telah berjalan dengan pola inti-plasma yang mencakup penyediaan benih, pendampingan teknis, serta jaminan pemasaran hasil panen. Hasil analisis Korelasi Rank Spearman menunjukkan bahwa faktor harga jual dan dukungan teknis serta input memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap keberhasilan kemitraan, sedangkan kepastian pasar, ketepatan pembayaran, kepercayaan kepada mitra, transparansi kontrak, serta penyuluhan dan pendampingan memiliki hubungan positif tetapi tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa manfaat ekonomi dan dukungan teknis dari perusahaan menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap keberhasilan kemitraan contract farming. Kata kunci:  contract farming, petani edamame, keberhasilan kemitraan, korelasi rank spearman.

References

Published

2026-07-15