PENGARUH KEKERINGAN DAN KEBAKARAN LAHAN TERHADAP BIAYA USAHATANI PETANI KELAPA SAWIT DESA KARTIKA BAKTI

Suroto *, Fathur Rahim, Jhossy Pratama, Farah Rahmadhani

Abstract


Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh faktor kekeringan dan kebakaran lahan terhadap Biaya Usahatani petani kelapa sawit di Desa Kartika Bakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode deskriptif, penentuan samplingnya menggunakan sampling pupossive, dengan metode pengambilan sampelnya dengan menggunakan teknik insindental. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dan uji t. Deskripsi jawaban variable kekeringan lahan nilai jawaban rerata tertinggi pernyataan bahwa kekeringan menyebabkan mudah terjadi kebakaran lahan nilainya sebesar 4,6 dan pernyataan bahwa kekeringan menyurutkan motivasi petani untuk berkebun nilai reratanya rendah yaitu 3,1. Deskripsi hasil varibel kebakaran hutan nilai rerata tertinggi pernyataan kebakaran lahan menyebabkan hangusnya tajuk- tajuk daun kelapa sawit dan pernyataan kebakaran menyebabkan rusaknya vegetasi dan polusi asap yang mengganggu pernafasaan warga mendapatkan nilai rerata 4,3. kemudian rerata dengan nilai 3,7 antara lain pernyataan kebakaran mematikan pohon sawit, merusak tekstur dan kesuburan tanah serta infrastruktur. Deskripsi jawaban responden variable biaya usahatani reratanya 3,8 terkait dengan pernyataannya bahwa dengan terjadinya kekeringan dan kebakaran meyebabkan pendapatan menurun pada kebun tanaman menghasilkan dan manaikkan biaya usahatani baik kebun kondisi tanaman menghasilkan ataupun tidak menghasilkan. Dari uji t nilai signifikansi variable kekeringan lahan 0,092, nilai ini lebih besar dari ï¡ (0,05), disimpulkan bahwa hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak, artinya variable kekeringan lahan tidak berpengaruh sifnifikan terhadap biaya usahatani. Kemudian nilai signifikansi variabel kebakaran lahan adalah 0,015, nilai ini lebih kecil dari α (0,05) sehingga disimpulkan bahwa hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima, artinya variabel kebakaran lahan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel biaya usahatani. Hasil uji regresi linier berganda nilai adjust R2 adalah 0,540 atau 54 %. Artinya bahwa, variasi variabel kekeringan lahan dan variabel kebakaran lahan mampu menjelaskan variasi variabel biaya usahatani sebesar 54 %, sedangkan sisanya sebesar 46 % dijelaskan oleh variabel lain diluar model.



DOI: https://doi.org/10.59900/pagri.v3i2.161

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat: Jl. Ahmad Yani, Kuala Pembuang, Kab. Seruyan, Prov. Kalimantan Tengah, Indonesia